<p><strong>DALUNG (03/03/2026)</strong> – Kegiatan Kumpul Sampah Bersama yang diselenggarakan oleh Bank Sampah Banjar Tegal Luwih kembali dilaksanakan sebagai bagian dari program penukaran sampah menjadi nilai ekonomi berupa pundi rupiah. Program ini merupakan salah satu inisiatif yang sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat secara berkelanjutan. Kegiatan ini  dilaksanakan pada Minggu (8/2) yang bertempat di Balai Banjar Tegal Luwih dan dihadiri oleh Kelian Banjar Dinas Tegal Luwih I Made Agus Sawitra, para kader, Mahasiswa KKN Universitas Triatma Mulya, serta warga setempat.</p> <p> </p> <p>Kegiatan tersebut diramaikan oleh partisipasi warga yang dengan antusias mengumpulkan dan memilah sampah dari rumah masing-masing. Sampah yang telah dipilah sesuai jenisnya kemudian ditukarkan dan memiliki nilai ekonomis yang dapat ditabung atau dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Melalui program ini, masyarakat tidak hanya diajak untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi secara langsung.</p> <p> </p> <p>Salah satu warga, Ibu Kadek, menyampaikan bahwa nilai ekonomis dari sampah yang selama ini dianggap sepele ternyata sangat bermanfaat apabila dikumpulkan dan dipilah dengan baik. Ia menjelaskan bahwa sampah plastik, besi, dan berbagai jenis sampah lainnya dapat ditukarkan menjadi nilai rupiah. Dengan adanya kegiatan ini, sampah yang sebelumnya berpotensi mencemari lingkungan kini justru memberikan manfaat ekonomi. <em><strong>“Kegiatan ini membantu mengurangi pencemaran sampah plastik di lingkungan banjar, jadi masyarakat di sini menjadi lebih termotivasi untuk mengumpulkan dan memilah sampah,” </strong></em>ujarnya. </p> <p> </p> <p>Hal serupa juga disampaikan oleh Ibu Ayu, yang mengungkapkan bahwa pada awalnya dirinya merasa kesulitan untuk memilah sampah rumah tangga. Namun, dengan adanya kegiatan Bank Sampah yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan, Ia mulai terbiasa memilah sampah dapur seperti kemasan plastik, kulit kemasan makanan, dan bahan lainnya yang dapat dikumpulkan dan ditukarkan. <em><strong>“Saya berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten karena mampu meningkatkan kesadaran masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi warga Banjar Tegal Luwih dan sekitarnya,” </strong></em>ungkapnya. </p> <p> </p> <p>Program Bank Sampah ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan karena terbukti mampu mengubah kebiasaan masyarakat secara bertahap melalui langkah sederhana yang berdampak besar bagi lingkungan. Selain itu, Banjar Tegal Luwih juga berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini serta memberikan apresiasi kepada warga yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan pengumpulan dan pengelolaan sampah. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan banjar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.</p> <p> </p> <p><strong>(KIMDLG-015).</strong></p>
Bank Sampah Banjar Tegal Luwih Dorong Kesadaran Lingkungan dan Nilai Ekonomis Sampah
03 Mar 2026